konsep kiralitas, stereoisomer, dan enansiomer:
Kiralitas Suatu molekul dikatakan kiral jika tidak dapat diletakkan pada bayangannya sendiri. Artinya molekul tersebut tidak memiliki bidang simetri, seperti tangan kiri dan kanan yang cerminannya tidak sama.
Stereoisomer Stereoisomer adalah jenis isomer dimana molekul-molekulnya memiliki susunan atom dan ikatan kimia yang sama, namun tata ruang atau orientasi atomnya berbeda di ruang tiga dimensi.
Enansiomer Enansiomer merupakan jenis stereoisomer yang berkaitan dengan kiralitas. Enansiomer adalah pasangan isomer optik (cermin) dari senyawa kiral, seperti D-glukosa dan L-glukosa.
Enansiomer memiliki sifat fisik dan kimia yang identik, namun aktivitas biologisnya dapat sangat berbeda atau berlawanan. Hal ini disebabkan karena enansiomer dapat berinteraksi secara berbeda dengan reseptor kiral lain dalam tubuh.
Jadi, kiralitas adalah sifat molekul tidak simetris. Kemudian enansiomer dan stereoisomer lainnya timbul karena adanya pusat kiralitas dalam molekul organik tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar